.


















Iip wijayanto " Kubingkaikan Do'a dan cintaku di pelataran hati"








































ruku1.jpg

"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Quran itu adalah benar."
(Surah Fushshilat : 53)

cantiq.jpg

"Sesuatu yang ada di langit dan di bumi dan segala sesuatu bertasbih kepada Allah. Dialah Yanag Mahabesar, Maha bijaksana. Kekuasaan dari langit dan bumi adalah miliknya. Ia memberikan hidup dan menjadikan mati. Ia memiliki kekuasaan atas segala sesuatu."
(QS Al Hadid : 1-2)

Enter secondary content here






Ajari Kami Untuk Mencintai
 
Ajari kami untuk mencintai
ketika kami dalam mencintai selalu terluka
Ajari kami untuk selalu tersenyum dan tertawa
Ketika dalam tawa ada duka dan derita
Ajari kami untuk bernapas lega
Ketika dada terasa sesak oleh tetes demi tetes luka

Tuhan semoga aku lebih ingin menolong dari pada di tolong
Menghibur dari pada di hibur
Memaafkan dari pada di maafkan
Memberi dari pada di beri
Mencintai dari pada di cintai
 
Karena dengan menolong aku di tolong
Dengan menghibur aku di hibur
Dengan memaafkan aku di maafkan
Dengan memberi aku di beri
Dengan mencintai aku di cintai
 
Dan dengan mencintai-MU aku hidup abadi

The taste of love
 
Tuhan telah menciptakan sebuah rasa yang mulia
Tidak dapat dilihat, tidak dapat di raba, tapi hanya dapat di rasa
Tapi dia tidak dapat di rasa oleh lidahmu, ataupun kulitmu
Dia hanya dapat dirasa oleh hatimu yang lembut dabn penuh cahya,
Dialah Cinta..........
Yang telah menjadi tema terbesar dalam kehidupan anak manusia ini
dari masa kemasa
 
Cinta begitu mulia
Dia hadir tidak untuk melihat martabat
Dia di ciptakan bukan untuk menciptakan ruang perbedaan
Dia lahir kerena Tuhan berkehendak agar dia lahir
 
Membunuh rasa cinta yang ada di dalam hati, artinya melawan
Kehendak Tuhan yang telah menciptakanya
Dan tidak ada yang dapat mengalahkan kekuatan cinta itu kecuali
Kehendak Tuhan
Cinta akan membawa sang pecinta mengejar cinta nya sampai hutan
Yang terdalam
 
Cinta membawa sang pecinta mendakidengan tertatih tatih
Dengan terengah engah dengan sekujur tubuh lelah kepuncak pencarianya
Bahkan sampai ketempat di mana tidak satu rasio dan logikapun yang
Berpikir kesana
Karena Cinta tak pernah di batasi oleh dimensi apapun, ruang ataupun waktu
Dan cinta juga akan membuat sang pecinta menjadi begitu arif untuk
Belajar memaafkan kesedihan itu yang ibarat sebuah ruang gelap
Yang sama sekali tidak mampu lagi memuat cahaya
 
Wahai engkau yang sedang berseduh, Yang melangkah ke dalam ruang
Itu untuk menemukan seulas cahaya
Cahaya itu sangat samar temaram,
Tapi dia ada dan benar benar ada
Jika engkau dapat meraihnya, maka cahaya lembut itulah yang akan
Memandumu keluar dari ruang gelap itu
Selalu ada jalan untuk keluardari kesedihan, dan cahaya itu bernama "Tekad"
 

sayupsayup dalam diriku, Tuhan kembali menyeruku untuk kembali
dari perjalanan pajangku yang melelehkan
kugelar sajadah anyaman kesedihan dihadapanku
kutatap pilar pilar masjid tempatku berpijak ini,yang terbuat dari cahaya
sebelum ku bertakbir
kuseka setetes air wudhu yang mnetes di rambutku,
aku berwudhu dengan air mata
sudah sangat jauh aku melangkah
dan setiap panggilan itu menerobos pertahanan sukmaku
saat itu aku teringat bahwa saat saat indah itu sudah dekat
ia bisa datang hari ini, esok hari, tahun ini, ataupun munkin seribu tahun lagi
tapi apalah artinya jarak, ruang dan waktu
ketika aku berjalan menuju Tuhan
kudekap erat-erat cinta dalam asaku, sambil kulafazkan Al_Fatikhah
dalam penantian panjangku ini
aku rukuk dan bersujud di hadapan Tuhan,
apalah bedanya kehidupan dengan kematian
saat semua cintaku telah menemukan ke sejatian dan tempat untuk berlabuh
kututup tanda baktiku dengan salam,
kuangkat lenganku tinggi- tinggi
untuk bermunajat
aku tidak meminta apa pun kepada Tuhan selain cinta-Nya dan cinta
orangorang yang mencintaiNya
saat seruan itu terdengar lagi,
entahlah apakah aku masih dapat menyongsongnya
atau justru akulah yang menyerukanya di sisi-Nya
diakir pencarianku
di puncak keabadian